City College

Era Teknologi, Kebutuhan Tenaga Ahli IT Jadi Primadona
Chandra | Minggu,25 Jul 2021 - 22:18:16 WIB | dibaca: 95 pembaca

Ilustrasi Gambar/foto ist

Denpasar, cityPost -  Memasuki dunia digitalisasi dan era Industri 4.0, dunia pendidikan akan dihadapkan pada persaingan global. Baik untuk para tenaga ahli maupun konsep keahlian yang harus dimiliki setiap orang dalam memasuki dunia kerja.

Peralihan fase zaman ini disebutkan sangat berpengaruh pada metode pendidikan dan strata keahlian yang dimiliki dari setiap lulusan yang ada.

Menurut Wakil Rektor 3 Bidang Kerja sama dan Inovasi ITB Stikom Bali, I Made Sarjana, SE, MM. Saat ini generasi milenial mau tidak mau harus bisa menguasai dunia teknologi pasalnya era sekarang metode manual akan segera beralih ke digital.

“Kira harus merubah kebiasaan lama dan menyesuaikan dengan kebiasaan baru, tinggalkan yang manual dan segera beralih ke digital. Nah, era digital inilah peluang kerja sangat bagus bagi sarjana computer atau sarjana teknologi informasi baik dimasa sekarang maupun dimasa depan,’ ungkap I Made melalui keterangan resminya kepada citypost pada sabtu (24/7).

Dalam menghadapi era digitalisasi itu juga, Made menegaskan bahwa pihaknya ITB STIKOM Bali telah memiki kiat jitu untuk membantu anak-anak generasi milenial, khususnya mereka yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Made mengatakan pihak STIKOM Bali akan memfasilitasi setiap lulusan SMA/SMK/MA jika ingin melanjutkan pendidikan ditempatnya.

"Asal mereka mendaftarkan diri, ikut test dan dinyatakan lulus, kami menawarkan berbagai kemudahan cara membayar biaya kuliah agar mereka bisa kuliah di ITB STIKOM Bali tanpa hambatan," ujar Made.

Made Sarjana menjelaskan, ada beberapa kemudahan yang ditawarkan bagi mereka yang ingin masuk ke ITB STIKOM Bali. Mulai dari, biaya kuliah yang dibayar dengan cara menyicil sesuai kemampuan orang tua. Mendapat kemudahan untuk mengikuti magang di Jepang selama 3 tahun sehingga hasil magang bisa untuk membayar kuliah bahkan bisa membantu keluarganya yang lain.

Selain itu, disediakan juga beasiswa baik dari pemerintah yang dikelola oleh ITB STIKOM Bali maupun beasiswa dari ITB STIKOM sendiri untuk membantu anak-anak dengan latar belakang ekonomi yang kurang mampu.

"Dengan berbagai kemudahan di atas, para orang tua tidak perlu khawatir menyekolahkan putra putrinya di ITB STIKOM Bali. Intinya, bagi kami, uang jangan menjadi alasan yang menghalangi orang tua untuk menyekolahkan anaknya di ITB STIKOM Bali," tegas Made Sarjana. (Chand)

Berita Lainnya
.

Puluhan Lapak PKL di Sumur Batu Ditertibkan
Pemkot Jakpus Gelar Penertiban Gabungan
Pohon di Jakpus Akan Diberi Label Nama
Sidak Swalayan, Wakil Walikota Temukan Makanan Mengandung Boraks
PMI Buka Posko Pelayanan Kesehatan Lebaran