Opini

TIGA PERSAMAAN ANTARA ISRAEL ZIONIS DAN JERMAN NAZI
Penulis: Prof Mochtar Pabottingi (Pengamat Politik LN) | Senin,24 Mei 2021 - 16:19:24 WIB | dibaca: 114 pembaca

Prof Mochtar Pabottin/foto ist RMOL

Kita tahu bahwa negara Israel didirikan sebagai respon ultimat terhadap mahabencana holokos yang ditimpakan oleh Jerman Nazi terhadap umat atau bangsa Yahudi. Enam juta umat Yahudi didaku resmi dihanguskan dengan gas yang esensinya adalah api. Holokos berarti berarti "consumed by fire". Bangsa Yahudi sungguh tak menghendaki itu terulang.

Di dalam pembentukan Israel, juga terkandung ideal-ideal kenabian dari garis Nabi Ishaq dan Nabi Ja'kub. Dari situlah semboyan "Eretz Yisrael". Kehendak awal  bangsa Israel adalah juga untuk menjadi cahaya bagi bangsa- bangsa, semacam Cahaya Tuhan di muka bumi.

Supra ironinya adalah bahwa kedua cita-cita utama itu dikhianati Israel sepenuh-penuhnya dan tanpa tedeng aling-aling di bawah ketiga persamaan besar berikut:

1. Sama dengan  Jerman Nazi, Israel Zionis dimulai dan terus dihidupkan selama puluhan tahun ini dengan laku biadab pembantaian etnis (ethnic cleansing) atas rakyat Palestina. Pembantaian yang menimpa rakyat Palestina di Kota Gaza kemarin, lebih sepertiga darinya adalah anak-anak dan perempuan),  merupakan kelanjutan dari pembantian di Deir Yassin dan Sabra & Shatila pada tahun-tahun awal pembentukan Israel.

Roket-roket Palestina yang ditembakkan sekenanya ke wilayah Israel, sama halnya dengan senjata katapel dan lontaran batu mereka hanyalah suatu perlawanan simbolis -- bukti bahwa mereka pantang menyerah dan pantang terus dizalimi. Itu semua sama sekali tak ada artinya dengan rudal-rudal, bom-bom napalm, atau bom-bom berhulu ledak dan berfosfor yang men'cincang habis segenap jaringan tubuh berpuluh, bahkan bisa beratus rakyat Palestina yang pada tahun-tahun berselang kerap dijatuhkan.

2. Israel Zionis dan Jerman Nazi sama-sama melaksanakan kamp-kamp konsentrasi plus kawanan teroris yang tiap kali tega, siap gara-gara, dan siap tindak. Tepi Barat dan Jalur Gaza adalah dua kamp konsentrasi raksasa ciptaan Israel bagi rakyat Palestina. Di sepanjang sejarah umat manusia belum pernah ada kamp konsentrasi sebesar dan setertopang itu. Di situ segenap syarat dan kebutuhan utama bagi kehidupan bermartabat dan kesehatan jiwa raga manusia dirampas permanen dan sewenang-wenang oleh negara dan para pemukim Israel. Singkatnya mereka sengaja disungkup rapat dan hina agar mati sendiri perlahan-lahan. Semua penyungkupan itu senantiasa ditopang  dengan kekerasan bersenjata serba api.

3. Maka tersimpullah bahwa Israel Zionis dan Jerman Nazi sama-sama merupakan penyelenggara maha holokos. Dua-duanya sama-sama memusnahkan berjuta-juta manusia tak bersalah dengan senjata-senjata pemusnah maha api. Dan holokos yang terus dicicil permanen dan berdarah dingin oleh negara Zionis Israel berpuluh tahun sesungguhnya jauh lebih keji daripada yang dilaksanakan Jerman Nazi praktis seketika.

 Ergo: Dengan itu Israel Zionis sedari awal telah mencampakkan kedua cita-cita luhur pembentukan negaranya. Sebagai produsen, pemakai sendiri, dan pengekspor utama senjata-senjata pemusnah maha api, Israel dengan topangan Amerika telah menjelma sebagai monster di dan dari kawasan Timur Tengah, penyebar holokos di mana-mana.

Dasar ada Israel Zionis sudah mereka kuburkan sendiri rapat-rapat sedari awal kiprahnya sebagai suatu bangsa.

Berita Lainnya
.

Cegah Politik Uang Merajalela di Munaslub Golkar, Komite Etik Diminta Bekerja Maksimal
Singapura klarifikasi soal perjanjian ekstradisi dengan RI
Mau Menumpang Mobil Otonom Google?
Tandatangani Kontrak 2 Tahun, Vinales Resmi Bergabung dengan Yamaha
Gadis 16 Tahun Diperkosa 113 Pria, Termasuk Polisi, Selama 2 Tahun