Pendidikan

Mendikbud Bakal Segera Buka Sekolah Tatap Muka
Chan | Jumat,19 Mar 2021 - 18:24:58 WIB | dibaca: 117 pembaca

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim/foto ist SSV youtube Kemendikbud RI

Jakarta, CityPost – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mulai mencermati pentingnya dilakukan pembelajaran tatap muka bagi siswa dan guru kendati masa pandemi Covid-19 belum berakhir.

Nadiem mengatakan proses pembukaan sekolah tatap muka ini sebenarnya sudah dilakukan juga oleh negara-negara lain, bahkan di Amerika Serikat yang dinilai sebagai negara yang terdampak parah Covid-19 juga sudah melakukan belajar tatap muka.

Disebutkan, Nadiem memiliki sejumlah alasan hingga memutuskan untuk membuka sekolah tatap muka usai dilakukan vaksinasi terhadap para guru dan tenaga pendidikan.

“Dari semua 23 negara dikawasan Asia Timur dan Pasifik, 85 persen dari semua negara tersebut sudah buka sekolahnya. Kita tertinggal, kita hanya 15 persen (sekolah) yang partially open,” ucap Nadiem dalam Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI di Gedung Parlemen Senayan Jakarta pada Kamis (18/3) lalu.

Melalui pernyataannya itu, Nadiem menegaskan bahwa AS yang menurutnya memiliki eskalasi kasus covid19 yang lebih parah dari Indonesia sudah membuka 40 persen sekolah mereka kendati masih dilaksanakan program vaksinasi dengan cepat.

Atas dasar itulah, kata Nadiem, pihaknya ingin Indonesia juga segera membuka sekolah tatap muka secara perlahan. Namun semua akan dilakukan usai diyakini pembukaan sekolah aman dan setelah vaksinasi selesai dilakukan.

Menurut Nadiem, resiko tinggi covid19 secara umum bisa didapati dari kelompok usia 31-51 tahun sedangkan untuk kelompok anak yang terinfeksi mayoritas dari mereka hanya mengalami gejala ringan. Bahkan transmisi covid19 pada anak terjadi dalam kegiatan sosial diluar ruang kelas bukan didalam kelas.

Nantinya, kata Nadiem. Setelah vaksinasi selesai dilakukan, semua sekolah wajib memberikan opsi belajar tatap muka. Ketika orang tua ingin anaknya belajar tatap muka, maka sekolah harus menyanggupinya.

“Boleh saja buka dua hari dalam seminggu. Tapi opsi tatap muka wajib dilaksanakan. Itu kira-kira cara kita mencapai target kita pada tahun ajaran baru, hampir semua sekolah beri opsi tatap muka,” jelasnya.

Diketahui, pemerintah melalui Kemendikbud berencana membuka sekolah pada Juli 2021 mendatang. Namun, para guru sejauh ini masih khawatir sekolah dibuka ditengah pandemi pasalnya belum ada program vaksinasi untuk anak yang diizinkan oleh pihak Badan Pengawas Makanan dan Obat atau BPOM Indonesia. (Chan/ist)

Berita Lainnya
.

Temui Ketua DPR, Bupati Nduga Papua Minta Aparat TNI Ditarik
Venezuela Kecam Sanksi AS Dan Sebut Sebagai Ancaman Dunia
Peraih Nobel Toni Morrison Tutup Usia
Spanduk Anti Jepang Mulai Diturunkan Di Korsel
ICW: Wajar Jika Basaria Tidak Lolos Capim KPK